Salatiga (17/02/2023) Program Kampus Merdeka yang diadakan oleh pemerintah Indonesia tentunya membawa gairah dan semangat bagi para mahasiswa di seluruh pelosok negeri. Mengingat dengan adanya program ini, mahasiswa bisa merasakan langsung rasanya terjun ke dunia kerja.
Program Kampus Merdeka juga disambut baik oleh Fakultas Ilmu Komunikasi yang memiliki tiga program studi yakni Ilmu Komunikasi, Sosiologi, dan juga Hubungan Internasional. Lantaran ketiga program studi ini, juga berhasil mengirimkan perwakilan mahasiswa yang mengikuti kegiatan Kampus Merdeka ini. Berhubung programnya sudah selesai berjalan, maka dari koordinator fakultas dari program ini yakni Rendy Abraham serta jajaran dosen lainnya berinisiatif untuk mengadakan webinar yang memiliki nama acara BISIK yang mana memiliki kepanjangan (BIncang aSIK).
Dengan
harapan bagi mahasiswa yang belum mengikuti program ini bisa
tercerahkan dan memotivasi untuk bisa mengikuti kegiatan ini. Disisi
lain, adapun harapan lain yakni untuk meningkatkan kepercayaan diri bagi
sejumlah mahasiswa yang sudah diterima dan selesai menjalankan program
kampus, dikarenakan narasumber dari webinar ini adalah mahasiswa itu
sendiri yang telah selesai menjalankan magang merdeka. Beberapa
mahasiswa ini juga cukup berprestasi pasalnya bisa menembus beberapa
perusahaan yang bisa dikatakan bonafit dan terbilang susah untuk masuk
kesana, terlebih lagi para mahasiswa ini harus mampu bersaing dengan
kandidat dari universitas lainnya.
Dalam webinar ini, para mahasiswa yang menjadi narasumber memaparkan tips dan trik agar bisa lolos mengikuti program magang merdeka serta kampus mengajar hingga program pertukaran pelajar keluar negeri.
“Tips dan trik agar bisa lolos program IISMA atau program magang merdeka gimana ya?” Ucap Kaleb Septian selaku mahasiswa sosiologi.
Para narasumber memaparkan bahwa bukanlah hal yang mudah untuk mereka hingga akhirnya diterima di instansi-instansi ternama, bahkan hingga memiliki pengalaman bisa singgah di luar negeri yakni Hungaria. Ada banyak tahapan dan juga saingan yang harus ditaklukan hingga akhirnya para narasumber bisa berhasil diterima.
“Buatlah CV yang menarik dan bisa menjual, bahwa kalian layak diterima. Selain itu berkas yang perlu dipersiapkan untuk program pertukaran pelajar, biasanya sih seperti paspord terus sertifikat bahasa Inggris, visa sama surat persetujuan dari orang tua. Sisanya bisa disusul dan di bantu pengurusannya sama pihak dari kampus merdeka.” Ucap Calista selaku narasumber IISMA ke Hungaria.
Beberapa dosen FISKOM juga turut hadir untuk memeriahkan acara BISIK #1 ini, sebab ini webinar pertama yang membahas mengenai kampus merdeka yang narasumbernya langsung berasal dari mahasiswa yang diterima di instansi terkemuka. Bapak Daru Purnomo selaku dekan juga turut menyampaikan rasa bangga dan bahagianya terhadap mahasiswa-mahasiswa pilihan yang berhasil hingga bisa mengikuti program ini dari awal hingga akhir.
Di penghujung acara, para narasumber juga memberikan kalimat motivasi bagi para peserta di dalam zoom meeting. Mereka serempak mengatakan bahwa tidak ada salahnya untuk mencoba, jika gagal maka cobalah lagi dan teruslah mencoba. Sebab kesuksesan tidak langsung bisa diterima dengan instan, ada tenaga dan waktu yang harus dikorbankan.(Gabriella_timjurnaliswebfiskom)